Sutrisno: Stunting Bukan Hanya Soal Tumbuh Kembang Anak Saja, Ini juga Soal Masa Depan Bangsa

Sangatta – Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Sangatta Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur menggelar Pelatihan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kantor Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara pada Sabtu (18/6).

Plt. Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Timur, Sutrisno menuturkan bahwa stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan anak melainkan juga erat kaitannya dengan masa depan bangsa sehingga hal ini tidak bisa dianggap remeh.

“Prevalansi stunting di Kabupaten Kutai Timur mencapai 27,5 persen merupakan angka tertinggi dari skala provinsi sehingga semua pihak dari sektor pemerintah, swasta, hingga masyarakat harus berikhtiar untuk bersama-sama menurunkannya melalui upaya pencegahan,” sebut Sutrisno.

Sementara itu, CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara site KPC Sangatta, Yasser Pramana menuturkan selama ini pihaknya telah melakukan pembinaan di enam posyandu di Kecamatan Sangatta Utara. Pihaknya juga mendukung ketersediaan peralatan sarana prasarana (sapras) posyandu binaan yang berada di Desa Swarga Bara dan di daerah Kenyamukan.

“Prinsipnya kami telah mendukung untuk peningkatan gizi, pelatihan kader posyandu dan juga pembangunan sarpras posyandu sebagai bagian kontribusi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting khususnya di Kecamatan Sangatta Utara,” sebutnya.

Hadir dalam pelatihan tersebut sebanyak 128 peserta yang berasal dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Sangatta Utara. Hadir pula jajaran DPPKB Kabupaten Kutai Timur dan Superintendent Community Health and Education PT Kaltim Prima Coal (PT KPC). (Rapsmoau, Dokumentasi: Koran Kaltim)