Depan > Index Berita > Remaja Kaltimra Ikuti Kegiatan Gen Revolution di Harganas XXV
Remaja Kaltimra Ikuti Kegiatan Gen Revolution di Harganas XXV
Kamis, 5 Juli 2018

IPKB Kaltim – Perwakilan  BKKBN  Provinsi Kaltim  dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas)  ke XXV di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, memberikan kesempatan kepada perwakilan remaja Kaltimra mengikuti kegiatan Gen Revolution” Berteman “(Bersih, Tertib dan Mandiri), Rabu (4/7)  di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga  (KS-PK) BKKBN  RI, M Yani mengungkapkan saat memberikan sambutan bahwa  para remaja  hendaknya dapat menjadi motivator dan rule model. Paling tidak di lingkungan masing-masing  dalam menerapkan nilai-nilai revolusi mental,  remaja yang berkarakter dengan memiliki integritas, etos kerja dan gotong royong atau toleransi.

“Kemajuan bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia harapan ini tentunya ada pada kalangan remaja Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan GenRevolution “Berteman” sebagai upaya meningkatkan kreatifitas remaja (pendidik sebaya) dalam pengembangan kegiatan-kegiatan pada kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

Para  remaja  dapat  saling bertukar pengalaman antara sesama remaja yang bergabung dan menjalin kebersamaan di antara pengelola PIK Remaja seluruh Indonesia khususnya dalam melakukan problem solving terhadap masalah remaja.

Selain itu menumbuhkan semangat dan rasa memiliki, sebagai wadah bagi setiap remaja yang bergabung dalam PIK Remaja.

 
 

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli  mengatakan remaja adalah sumber daya utama yang akan menjadi tumpuan keluarga dan bangsa, menjadi pilar pembangunan dan masa depan. Apalagi Kaltim nantinya punya bonus demografi, mereka lah pionernya.

“Remaja yang hadir  harus bisa memanfaatkan momen ini  guna meningkatkan kapasitas diri serta meningkatkan persaudaraan pertemanan,  generasi  yang mampu menjauhi hal- hal negatif seperti narkoba, seks bebas dan pernikahan dini,” kata Eli

Dia menjelaskan BKKBN mengembangkan GenRe (Generasi Berencana) sebagai intervensi terhadap tantangan dan permasalahan remaja. GenRe dilaksanakan BKKBN bersama mitra kerja melalui  dua pendekatan.

Pendekatan tersebut adalah  pembentukan PIK-R dengan sasaran remaja berusia 10-24 tahun dan belum menikah.Kemudian  pembentukan kelompok kegiatan (poktan) Bina Keluarga Remaja (BKR), yang menyasar keluarga dan orang tua, khususnya yang memiliki remaja.

Lanjut Eli melalui GenRe  remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja. Masa transisi  tersebut adalah transisi kehidupan (Five Life Transitions), yaitu melanjutkan sekolah , mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga , menjadi anggota masyarakat  dan mempratikkan hidup sehat.

Kegiatan GenRevolution “Berteman “ tersebut diikuti oleh pengelola PIK Remaja berjumlah 300 orang perwakilan remaja Kaltimra dan juga perwakilan dari Forum GenRe (Generasi Berencana) Indonesia.

Kegiatan itu berlangsung  dari  tanggal 4-6 Juli,  diisi dengan beberapa kegiatan diantaranya, Pembekalan peserta dengan materi indikator revolusi mental melalui pembentukan keluarga yang berkarakter. Selain itu  diadakan flash mob di kawasan Mega Mas Manado, yang diikuti oleh seluruh remaja GenRe. (Ron).