Depan > Index Berita > Pemilihan Duta GenRe Sebagai Figur Remaja
Pemilihan Duta GenRe Sebagai Figur Remaja
Senin, 23 April 2018

Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim pada tahun 2018 kembali menggelar pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre), namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini di isi dengan berbagai ajang kreatifitas sekaligus mengukuhkan Forum Genre Kaltim.

“Pemilihan Duta Genre memang rutin tiap tahun dilakukan untuk mencari figur atau contoh bagi remaja lainnya dalam menjalani kehidupan, sekaligus pembentukan Forum Genre sehingga lebih semarak gebyar sosialisasi kepada para remaja di Kaltim,”kata Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli di Samarinda, Sabtu (21/4).

Ia mengatakan seperti di ketahui bahwa permasalah remaja cukup kompleks, agar para remaja tidak terjerumus hal-hal negative seperti pergaulan bebas (seks diluar nikah), penyalahgunaan obat-obat terlarang (Narkoba) dan pernikahan dini.

Oleh karena itu perlu dilakukan pembinaan dan pemahaman tentang pentingnya kesehatan reproduksi serta menjadikan generasi berancana. Artinya para remaja sudah bisa merencanakan kehidupan masa depannya dengan baik dalam rangka persiapan berkeluarga.

“Melalui pemahaman pendewasaan usia perkawinan, menyelesaikan jenjang pendidikan, berkarir dalam bekerja serta menikah dengan penuh perencanaan serta berkeluarga dengan mengatur jarak kelahiran, sehingga tercukupi kebutuhan dasar, sandang, pangan, kesehatan dan pendidikan,”kata Eli.

Eli menjelaskan jadi para remaja harus memanfaatkan program Genre yang dilakukan dengan dua pendekatan yaitu melalui Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja dan Bina Keluarga Remaja (BKR) bagi orang tua.

“PIK remaja sebagai wadah pelayanan informasi dan koseling bagi remaja maka diperlukan figur motivator dari kalangan remaja sesuai prinsip dari, oleh dan untuk remaja,” katanya.

Dikemukakan Eli melalui pemilihan Duta Genre maka akan muncul sosok figur motivator yang menjadi contoh bagi remaja lainnya dalam merencanakan masa depan dengan baik.
Sementara itu Kepala DP3A Provinsi Kaltim,Halda Arsyad mendukung dan menilai program BKKBN Kaltim melakukan pemilihan Duta Genre cukup bagus dan kreatif , karena sepertiga penduduk Indonesia adalah usia remaja sebagai penerus bangsa dan SDMnya harus berkualitas.

“Dengan adanya kegiatan pemilihan Duta Genre artinya sejak awal para remaja dilakukan pembinaan sehingga mengetahui kehidupan remaja, dari sisi negatifnya seperti bahaya Narkoba, pergaulan bebas dan pernikahan usia dini,”katanya.

Halda Arsyad juga menambahkan bahwa BKKBN juga saat ini sedang menangani masalah stunting yaitu masalah gizi kronis, asupan makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

Hal senada juga disampaikan koordinator pelaksana program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kalimantan Utara,Rusman Efendi bahwa kehidupan remaja adalah masa transisi dimana masa memilih dan mencari jati diri.

“Jika tidak dibekali dari sekarang maka akan berdampak buruk pada generasi remaja kita,”katanya.

Lanjut Rusman salah satu pembekalan remaja dengan memberikan pengetahuan dan wawasan melalui Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja, baik di sekolah, perguruan tinggi, maupun di lingkungan masyarakat (*)(nk)