Depan > Index Berita > DPPKB Paser : 15 Orang Dilatih Pendataan Data Keluarga Baru
DPPKB Paser : 15 Orang Dilatih Pendataan Data Keluarga Baru
Rabu, 27 September 2017

​TANA PASER – Sebanyak 15 orang menikuti pelatihan orientasi sehari petugas Pendataan Baru Data Keluarga Indonesia (PBDKI) 2017 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Paser, Rabu (27/9).

Kadis P2KBP3A Kabupaten Paser Faulina Widriyani saat pembukaan menyampaikan pelaksanaan pendataan akan dilakukan selama sebulan, mulai 1 - 30 oktober 2017.

“Pendataan akan dimulai pada Bulan Oktober. Dengan pelaksanaan pendataan baru yang difokuskan pada tiga desa di wilayah Kecamatan Tanah Grogot, seperti Desa Senaken, Sungai Tuak dan Desa Tapis,” ungkapnya.

Untuk sasarannya, lanjut dia akan difokuskan kepada keluarga baru atau belum terdata. Misalnya, pasangan yang baru menikah. Kendati demikian, pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap data-data lama untuk diperbaharui sesuai dengan kondisi terakhir.

paser.jpg 
 

“Pendataan ini, tujuannya untuk memperbaharui data yang sudah ter-update, pada 2015, sehingga banyak perubahan yang harus di-update kembali, makanya untuk petugasnya kami memilih warga dilokasi pendataan,” ucapnya.

Dikatakan dia target pendataan 2017 di Kabupaten Paser adalah sekitar tiga ribu kepala keluarga (KK). Dan petugas pendataan itu nantinya akan berkoordinasi dengan jajaran kecamatan dan kelurahan atau kepala desa untuk dapat diteruskan kepada seluruh Rukun Tetangga (RT) di lokasi pendataan dilaksanakan.

“Para petugas ini, akan dilengkapi dokumen dan identitas diri yang bertujuan agar lebih memberikan kemudahan dalam melaksanakan pendataan. Dan nantinya, peran kepala desa dan RT sangat kita harapkan, terutama penyampaiannya kepada masyarakat terkait petugas data ini,” ujarnya.

Senada, Kasubid Penyelenggaraan Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Herlan Elana mengatakan, bahwa Kabupaten Paser ditarget sebanyak tiga ribu KK dalam pelaksanaan pendataan keluarga baru 2017. “Ini, di samping pemutak-hiran data 2015 lalu,” katanya. (sur)