Depan > Index Berita > BALIKPAPAN RAIH PIALA HARGANAS PROVINS
BALIKPAPAN RAIH PIALA HARGANAS PROVINS
Rabu, 2 Agustus 2017

PicsArt_08-01-09.10.12

Balikpapan – Balikpapan akhirnya berhasil menyingkirkan kota-kota lain di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam meraih Piala Bergilir Lomba Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2017 pada acara peringatan Harganas di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (1/8).

Ketua Umum Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Arita Rizal Effendi mengungkapkan rasa syukurnya atas Piala Bergilir yang didapat Kota Balikpapan dalam rangka Harganas.

Menurutnya, penghargaan tersebut membuktikan bahwa Balikpapan merupakan salah satu kota yang mempunyai ketahanan keluarga sesuai dengan kriteria penilaian Keluarga Nasional. “Keluarga-keluarga di Balikpapan ini sudah di dalam langkah yang benar. Jadi tinggal diteruskan lagi untuk menjadi lebih baik. Penghargaan ini pun bukan untuk pemerintahnya, tetapi lebih kepada masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu tidak boleh terputus agar besok bisa menjadi lebih baik serta ke depannya ada kesinambungan dan kemajuan di langkah-langkah selanjutnya untuk menghadapi dunia yang berkembang,” paparnya saat diwawancarai usai acara.

Arita melanjutkan, untuk membentuk keluarga yang berketahanan, selain dengan menjalankan 8 fungsi keluarga, juga harus menanamkan revolusi mental, dimana semua masyarakat yang berkeluarga harus mencintai negara yang diimbangi dengan berkompetisi secara global. Dan semua itu dapat dimulai dari keluarga. “Di Balikpapan, untuk balitanya dibentuk Bina Keluarga Balita. Untuk remajanya dibentuk generasi berencana dengan 3 hal dasar yang harus diterapkan, yakni tidak seks bebas, tidak narkoba, dan tidak menikah muda. Hal tersebut harus diterapkan sebagai bentuk revolusi mental di mana revolusi itu mempengaruhi pikiran untuk menjadi manusia yang lebih baik,” ujar Arita.

Sampai saat ini, kendala yang dihadapi Balikpapan dalam mencapai ketahanan keluarga adalah masih belum banyak anak warga Balikpapan yang berpikir untuk masa depan mereka. Terbukti dengan masih banyaknya anak-anak yang melakukan kenakalan seperti balap liar dan ngelem. Untuk itu, Arita dan semua anggota PKK serta dinas terkait lainnya akan terus berusaha merangkul mereka untuk menjadi lebih baik.

Kepala BKKBN RI Surya Chandra Surapaty berharap, tahun ini ketahanan keluarga di Indonesia semakin meningkat apalagi dengan menggalakkan program Pembangunan Keluarga.

“Untuk mengatasi kriminalitas dalam keluarga, kami menganjurkan agar setiap keluarga Indonesia untuk kembali kepada jati dirinya dan menjalankan fungsi keluarga. Maka akan menjadikan keluarga itu berketahanan dan berkualitas baik,” ujarnya. (RARA/KPFM)