37 views

Penerapan Delapan Fungsi Keluarga Secara Utuh Dapat Cegah Covid-19

Samarinda – “Selain penerapan PHBS dan Protokol Kesehatan dalam pencegahan Covid-19, penerapan delapan fungsi keluarga secara utuh dalam sebuah keluarga juga dapat mencegah Covid-19”. Demikian dikatakan Koordinator Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Karlina K., S.Sos., saat memberikan materi sosialisasi kepada para peserta Advokasi dan KIE Program Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Bersama Mitra Kerja Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 di Kantor Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kamis kemarin (22/10).

Menurut Karlina, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat adalah aset dan potensi yang perlu dibina dan dimantapkan peranannya baik dari sisi kualitas kesejahteraan dan ketahanan fisik maupun non fisik yang seimbang dalam menghadapi perubahan dan tuntutan masa depan. “Di tengah merebaknya Covid-19, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya memiliki peran penting dalam pencegahannya karena keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi seluruh anggotanya”, kata Karlina dalam paparannya.

Saat pemerintah menganjurkan warganya banyak tinggal di rumah sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya penyakit ini agar lebih mudah mengatasinya bahkan termasuk penerapan belajar secara online, keluarga memiliki kewajiban/tanggung jawab yang besar untuk mengkondisikan lingkungannya. “Mengingat pentingnya keluarga dalam pencegahan Covid-19, penerapan delapan fungsi keluarga secara utuh dapat menjadi salah komitmen yang dapat dilakukan. Misalnya saja, Fungsi Keagamaan yang mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk selalui berdoa kepada Tuhan YME dan melakukan introspeksi diri; Fungsi Sosial Budaya yang mendorong seluruh anggota keluarga untuk mematuhi himbauan dari pemerintah, menyebarkan informasi yang benar, dan tidak menimbun barang atau membeli secara berlebihan sembako dan peralatan pencegah corona; Fungsi Cinta Kasih yang mendorong seluruh anggota untuk menjaga diri tidak menjadi perantara penyebaran virus corona, saling menguatkan, dan saling mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan diri; Fungsi Perlindungan yang mendorong seluruh anggota untuk memiliki pengetahuan yang benar terkait Covid-19; Fungsi Reproduksi yang mendorong anggota keluarga berprilaku hidup sehat sesuai arahan Pemerintah di masa Covid-19, khususunya bila ada anggota keluarga yang masih berusia balita, dalam keadaaan hamil, dan lanjut usia; Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan yang mendorong anggota keluarga untuk menyampaikan informasi yang benar tentang Covid-19 dan cara pencegahannya; Fungsi Ekonomi yang mengingatkan seluruh anggota keluarga senantiasa hidup hemat dan tidak membeli secara berlebihan pada saat masa pandemi Covid-19 ini; dan Fungsi Lingkungan yang mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk peduli pada kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitarnya sehingga terhindar dari paparan penyakit dan virus”, kata Karlina menjelaskan. (rapsitumorang/PranataHumas/AKIE)