46 views

Gubernur Kaltim: Keluarga Memiliki Peran Penting Dalam Memutus Mata Rantai dan Mencegah Penyebaran Covid-19

Samarinda – “Di tengah kondisi seperti saat ini, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Pandemi Covid-19”. Demikian kata Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ir. Hj. Halda Arsyad, MM., Kepala DKP3A Provinsi Kalimantan Timur saat membuka kegiatan Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 di Kantor Kecamatan Sambutan Samarinda, Kamis kemarin (22/10).

Peran keluarga dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19 sangatlah besar khususnya dalam menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan aturan pemerintah. “Keluarga akan mengambil peran untuk saling menjaga dan saling mengingatkan anggota keluarga untuk konsisten menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin dan meminimalisir frekuensi keluar rumah apabila tidak mendesak. Dengan demikian keluarga akan menjadi hebat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 saat ini”, katanya.

Ada empat hal yang dapat diperankan oleh sebuah keluarga dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19. “Setidaknya ada empat hal yang dapat dilakukan oleh sebuah keluarga. Pertama, keluarga berperan dalam menanamkan pola pikir yang benar tentang Covid-19 dengan cara memberikan informasi yang tepat dan selengkap-lengkapnya mulai dari faktor penyebab, cara penularan, persebaran terkini, cara pencegahan, risiko bagi yang terinfeksi, hingga upaya penanganan bila ada anggota keluarga yang terinfeksi. Dengan pemberian informasi yang cukup akan membuat ketenangan jiwa seluruh anggota keluarga tanpa meninggalkan kewaspadaan terhadap bahaya penyakit ini. Kedua, keluarga berperan dalam menanamkan sikap yang benar dalam menghadapi Covid-19 yang memang tidak bisa diremehkan dampaknya, sabar dan tawakkal bahwa penyakit ini adalah cobaan dari Allah Tuhan Yang Maha Esa sehingga tidak ada anggota kekuarga yang mengeluh, saling menyalahkan atau bahkan menghujat orang lain/pemerintah karena dianggat tidak bisa mengatasi penyebaran Covid-19. Ketiga, keluarga berperan dalam mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit termasuk Covid-19. Keempat, keluarga berperan untuk mengajak seluruh anggota keluarga agar menerapkan delapan fungsi keluarga secara utuh”, ujar Gubernur Kalimantan Timur dalam sambutannya. (rapsitumorang/PranataHumas/AKIE)