21 views

Kaum Muda Ikut Cegah Corona

Jakarta – Remaja milenial yang kerap terlibat program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kali ini ikut berkontribusi mengampanyekan pencegahan penularan Covid-19 yakni 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Hindari Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

Sosialisasi dilakukan lewat media virtual zoom bertajuk Sosialisasi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19 Bagi Komunitas Remaja dan juga disiarkan lewat youtube Genre Indonesia, pada Kamis (8/10).

Komunitas remaja yang terlibat dalam kampanye 3M itu yakni, Forum Genre Indonesia, Saka Kencana dan Koalisi Muda Kependudukan yang merupakan jaringan komunitas millenial yang selama ini selalu ikut bersama BKKBN dalam kampanye menolak tiga hal, yakni seks pranikah, pernikahan dini, dan narkoba.

Dalam kesempatan kampanye secara virtual itu, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo berharap kepedulian remaja harus terus ditingkatkan untuk perubahan perilaku 3M. Untuk itu, peran komunitas remaja sangat signifikan dalam pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

Forum Genre Indonesia, Saka Kencana dan Koalisi Muda Kependudukan harus pro aktif mencegah kepanikan warga. Komunitas remaja menjadi agen penyadaran bagi remaja dan menjadi ujung tombak sosialisasi dan mobilisasi remaja melawan virus covid-19.
Di sinilah peran penting dan strategisnya Komunitas remaja (Forum genre Indonesia, Saka Kencana dan Koalisi Muda Kependudukan) dalam melakukan sosialisasi perubahan perilaku displin penerapan 3M.

“Sekarang waktunya bersatu padu melawan corona, jangan ada lagi perdebatan yang tidak perlu, sekarang waktunya bertindak nyata, bahu membahu, tolong menolong, dan bergotong royong menghadapi covid-19,” kata Hasto dalam siaran pers yang diterima Gatra.com (8/10).

Sementara itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi berpesan untuk tidak mengucilkan mereka yang telah positif covid-19 dan harus ikut membantu mengingatkan saudara-saudara, ayah dan ibu. Jika keluarga sudah bisa diingatkan, lalu komunitas remaja bisa menggunakan hastag 3M untuk melakukan kampanye.

“Komunitas remaja silahkan mendaftar sebagai relawan. Saya sangat mengandalkan para remaja menjadi pahlawan kemanusiaan. Komunitas remaja yang terdiri dari Saka kencana, forum genre dan Koalisi Muda Kependudukan akan diberkan penghargaan sebagai pejuang perubahan perilaku” tegas Sonny.

Keluarga menjadi fokus sasaran utama sosialisasi dengan maraknya klaster keluarga di berbagai daerah. Keluarga menjadi sentral utama dalam pelaksanaan kebijakan penanganan Covid-19. Kepatuhan anggota keluarga dalam melaksanakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat berperan besar dalam menekan dampak pandemi Covid-19.

Ketua Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Dwi Listyawardani, menambahkan bahwa hasil survei BPS yang dilakukan secara periodik menunjukan bahwa dari 90.967 responden sebesar 27% yang terkonfirmasi positif covid-19 terbanyak kedua adalah rentang usia 17-30 tahun.

Sehingga kata Dwi, peran komunitas remaja sangat penting dalam kegiatan ini untuk mencegah penyebarluasan covid-19.

Keluarga berperan penting melindungi, mensosialisasikan dan mengajarkan anggota keluarganya untuk selalu memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun (3M).

Oleh karena itu, remaja sebagai anggota keluarga turut memegang peranan penting dalam menghambat perkembangan covid-19. Remaja merupakan salah satu agen sosialisasi yang paling penting dalam mengajarkan teman sebayanya mengenai aturan-aturan yang diharapkan oleh masyarakat.

Kemampuan remaja mengedukasi remaja sebayanya secara terus menerus, merupakan kekuatan sosial yang tidak dapat ditemukan pada lembaga lainnya. Hastag #ingatpesanibu yang selama ini di kampanyekan merupakan sebuah bentuk bahwa peran ibu dalam keluarga memiliki kontribusi yang besar terhadap perilaku individu.

Sumber : https://www.bkkbn.go.id/detailpost/kaum-muda-ikut-cegah-corona