Cegah Potensi Penyebaran Covid-19, BKKBN Kaltim Lakukan Rapat Menggunakan Aplikasi Zoom Meeting

Samarinda – Tidak seperti rapat biasanya yang menggunakan metode tatap muka langsung, pada Rapat Pengendalian Program dan Anggaran (Radalgram) Banggakencana bulan Maret 2020 yang dilaksanakan Senin, 23 Maret 2020, oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggunakan aplikasi Zoom Meeting sebagai media komunikasi antar peserta rapat. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Kepala BKKBN Republik Indonesia, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K),  untuk mengurangi pertemuan yang melibatkan banyak orang dan melakukan social distancing guna meminimalisir penyebaran Covid-19 dan penggunaan aplikasi Zoom Meeting untuk rapat ini adalah hal yang pertama kali dilakukan oleh jajaran di Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Tidak hanya itu saja, Radalgram bulan Maret terasa lebih spesial karena diikuti oleh DKP3A Provinsi Kaltim, seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pengendalian Penduduk dan KB, Pengurus Ikatan Penyuluh KB (IPeKB), dan Penyuluh KB/PLKB se-Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Disampaikan Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Drs. Sudibyo, Radalgram setiap bulannya dilakukan untuk melihat sejauh mana perkembangan pelaksanaan Program Banggakencana di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. “Perkembangan yang dibahas dalam Radalgram antara lain adalah capaian pelaksanaan Program Banggakencana, realisasi anggaran, permasalahan yang dihadapi selama kurun satu bulan sebelumnya beserta solusi untuk memecahkannya, hingga rencana aksi yang akan dilaksanakan pada bulan berjalan/berikutnya. Pada Radalgram kali ini, kami membahas perkembangan pelaksanaan Program Banggakencana di Provinsi Kalimantan Timur hingga akhir bulan Februari 2020 dimana perlu dilakukan perhatian khusus terhadap beberapa indikator yang masih belum ada realisasi hingga saat ini dan pemantauan ketersediaan alat kontrasesepsi di setiap Fasilitas Kesehatan KB”, kata Dibyo menjelaskan.

Sementara itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Al Khafid Hidayat, S.Pd.I., mengatakan bahwa penggunaan media daring pada Radalgram kali ini adalah hal yang pertama dilakukan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. “Khusus masa seperti sekarang ini, di tengah merebaknya penyebaran Covid-19, instruksi Pak Hasto jelas sekali, yaitu meniadakan pertemuan yang dilakukan dalam jumlah orang yang banyak. Mengantisipasi hal itu, pada Radalgram Maret 2020 ini dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Peserta Rapat yang ada dalam ruang rapat dibatasi dan sisanya bisa mengikuti rapat lewat handphone ataupun komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus bergabung di ruang rapat. Biasanya kami melakukan Teleconference dengan BKKBN di tingkat pusat, namun untuk penggunaan media Zoom Meeting adalah hal yang pertama bagi kami, apalagi ini sampai melibatkan OPD Pengendalian Penduduk dan KB, Pengurus Ikatan Penyuluh KB (IPeKB), dan Penyuluh KB/PLKB se-Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Meskipun demikian, kami akui masih ditemukan berbagai kendala teknis dalam pelaksanaan rapat ini. Semuanya akan kami benahi dan persiapkan lebih baik lagi. Ke depan, kami akan terus melaksanakan Radalgram dan rapat-rapat lainnya secara daring. Tidak hanya karena alasan merebaknya Covid-19, namun lebih pada upaya untuk mensinergikan dan bersama-sama berkontribusi dalam membangun Program Banggakencana yang lebih baik di Bumi Etam”, tutur Khafid.

Hadir sebagai peserta Radalgram bulan Maret 2020 antara lain Korlap Program Banggakencana Provinsi Kalimantan Utara, seluruh Pejabat Administrator dan perwakilan Pejabat Pengawas dan beberapa Fungsional di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.